14 Mar

Amtsilati

 

Amtsilati di PP Assaidiyyah 2: Metode Cepat Menguasai Nahwu Shorof

Mayoritas santri hanya mondok selama 3-6 tahun. Waktu para santri pun lebih banyak digunakan untuk madrasah. Sementara, PP Assaidiyyah 2 Bahrul Ulum berkomitmen untuk mencetak generasi santri yang berkualitas dengan kemampuan membaca kitab kuning. Ada dua ilmu yang paling penting untuk mendasari kemampuan membaca kitab kuning yaitu ilmu nahwu dan ilmu shorof. Tapi dengan metode konvensional, santri membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mempelajarinya.

PP Assaidiyyah 2 Bahrul Ulum sejak berdiri pada 2004 memilih mengajarkan ilmu nahwu dan ilmu shorof dengan Metode Amtsilati. Metode ini merupakan inovasi yang disusun oleh KH. Taufiqul Hakim asal Jepara. Metode ini merangkum bagian-bagian terpenting dari nadzom Alfiyah ibn Malik yang ada 1002 bait menjadi 184 bait terpenting saja.

Metode ini membantu para santri untuk memahami dan menguasai ilmu nahwu dan ilmu shorof lebih cepat. Yang paling menarik, contoh-contoh kalimat dalam kitab ini diambil langsung dari ayat Al-Quran. Ini seperti meletakkan tujuan utama dalam mempelajari gramatika Bahasa Arab di Pesantren adalah untuk memahami Al-Quran di samping kitab kuning.

Para santri diarahkan untuk menyelesaikan metode ini selama 1-2 tahun. Setiap tahun, PP Assaidiyyah 2 Bahrul Ulum mengadakan Wisuda Amtsilati bagi para santri yang telah menyelesaikan pembelajaran intensif Metode Amtsilati. Setelah itu, para santri diarahkan untuk mengembangkan kemampuannya dengan banyak mempraktekkan membaca kitab kuning.

Dengan demikian, PP Assaidiyyah 2 Bahrul Ulum berupaya mengembangkan santri-santri yang bisa memahami dan mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat berdasar ilmu-ilmu yang diajarkan ulama dalam kitab-kitab kuning.

 

لكفدثثغغ٥!خخحجثتت